Rabu, 03 Desember 2014

Primbon Pamali Bagian 3

Primbon Pamali Bagian 3

Makan didepan pintu
Janganlah anda makan didepan pintu, kelak akan berakibat sulit mendapat jodoh.

Makan telur ikan terlalu banyak
Janganlah makan terlalu banyak telur ikan khususnya untuk anak kecil, karena kelak akan berakibat terjangkit penyakit cacar yang membuat muka bopeng.
Mengeluarkan suara ketika makan
Janganlah anda mengeluarkan suara ketika sedang makan, karena akan berakibat menjadi bahan gunjingan orang lain, atau menjadi pengundang binatang buas.
Makan buah pisang (jantung)
Janganlah makan buah pisang (jantungnya) khususnya anak kecil, karena kelak akan berakibat sianak akan bodoh, dungu, dan bloon.
Makan masakan kaki ayam
Janganlah makan masakan kaki ayam khususnya anak kecil, karena kelak tulisannya akan jelek seperti cakar ayam.
Makan pisang yang berada di posisi pinggir (dalam satu sisir pisang)
Janganlah anda memakan pisang yang berada disisi pinggiran pada sisiran pisang, karena akan mendapat sikap selalu disisikan dalam setiap pergaulan.
Makan sirih bagi wanita muda
Jika anda adalah wanita janganlah anda bersirih (makan sirih), karena kelak akan berakibat saat hari pernikahan kelak akan mengalami haid/menstruasi.
Menjual cuka asam pada malam hari
Janganlah anda menjual cuka asam pada malam hari, karena akan berakibat pelanggan anda akan berkurang, dan selalu betengkar dengan tetangga.
Menjual silet dan jarum pada malam hari
Janganlah anda menjual silet dan jarum pada malam hari, karena akan berakibat toko, usaha anda akan bangkrut.
Menjual garam pada malam hari
Janganlah anda menjual garam pada malam hari, karena akan membawa kebangkrutan pada toko, warung, usaha anda.
Menyalakan rokok bersumber api (yang sedang membuat senjata tajam)
Jangan menyalakan rokok bersumber api dari bara besi yang sedang membuat senjata tajam, karena setelah jadi senjata tajam ia akan segera memakan korban jiwa.
Memakai payung dalam rumah
Janganlah memakai payung dalam rumah karena akan selalu kesukaran dalam hidup.
Malas menghadiri undangan perkawinan
Janganlah sering tak menghadiri undangan perkawinan karena akan membuat anda sulit jodoh.
Makan sebelum orang tua makan
Janganlah mendahului makan sebelum orang tua makan, karena akan menjadikan sulit untuk mendapat rezeki
Memotong rambut malam hari di rumah
Janganlah suka memotong rambut dimalam hari di rumah, karena berakitbat anda akan didatangi makhluk halus jahat dalam mimpi.
Tidur disore hari menjelang magrib
Janganlah anda tidur disore hari menjelang magrib, karena kelak anda akan menjadi orang tak bermalu (gila).
Tidur terlentang dengan tangan dikepala
Janganlah anda tidur terlentang dengan tangan menindih kening kepala anda, karena secara tidak langsung akan menyumpahi orang tua anda untuk pergi untuk selama-lamanya.
Wanita muda makan masakan tunggir ayam
Jika anda seorang wanita muda/belum bersuami hendaknya jangan memakan tunggir ayam, karena kelak anda akan mendapatkan suami yang tidak setia dan selalu makan hati.
Membersihkan telinga dimalam hari
Janganlah anda membersihkan telinga dimalam hari, karena akan membawa anda kedalam kesulitan rezeki.
Membuang puntung rokok yang masih panjang
Jangan membuang puntung rokok yang masih panjang, karena akan menjadikan ada akan kesulitan rezeki.
Mandi dipantai dengan pakaian warna merah atau hijau tua
Janganlah sering, selalu memakai pakaian warna merah atau hijau dipantai karena suatu saat kelak akan dijadikan mempelai wanita atau pria oleh makhluk halus.
Para gadis atau perjaka biasa membeli barang bekas
Jika ada gadis atau perjaka biasa membeli barang bekas kelak suatu saat akan menikah dengan janda atau duda.
Jangan anda tidur dengan posisi kepala ada di sebelah utara dan kaki di sebelah selatan, karena anda akan cepat meninggal (posisi mayat yang dikubur)

Primbon Pamali Bagian 2

Primbon Pamali Bagian 2

Kebiasaan menggigit bibir sebelah atas
Janganlah menggigit bibir sebelah atas karena akan selalu banyak hutang dalam hidup

Kebiasaan menggigit kuku
Janganlah sering menggigit kuku, karena akan mengundang nasib buruk dan pembawaan sering gugup juga akan menderita batin.
Kebiasaan memutir rambut
Janganlah anda memutir-mutir rambut karena kelak anda akan menjadi bahan gunjingan orang dan menjadi korban fitnah.
Kebiasaan pura-pura menangis
Janganlah berpura-pura menangis karena akan berakibat orang tua akan menerima musibah.
Kebiasaan bersiul diwaktu malam
Janganlah anda selalu bersiul diwaktu karena disaat anda tidur dimalam itu dan akan mendengar siulan yang berasal dari luar kamar anda itu adalah ulah dari makhluk halus yang merasa terganggu dengan siulan anda dan membalasnya.
Kebiasaan bersiul didalam rumah
Janganlah anda selalu bersiul didalam rumah, karena akan mengundang makhluk halus yang akan berbuat jahat.
Kebiasaan memberi saputangan kepada kekasih
Janganlah mempunyai kebiasaan memberi saputangan kepada kekasih karena kan berakibat perpisahan tiada sebab.
Kebiasaan membuang nasi sisa makan, karena masih kenyang
Janganlah selalu membuang nasi sisa makan, karena masih kenyang bermakna kelak selama satu tahun akan mengalami bentrokan keluarga yang beruntun.
Kebiasaan makan pakai mangkuk
Janganlah anda selalu suka makan pakai mangkuk, karena akan sering ditinggal pergi saudara.

Kebiasaan mengusap muka/wajah dengan baju
Janganlah selalu mengusap muka/wajah dengan baju karena akan selalu dibenci orang dan susah rezeki.
Kebiasaan memakai baju sambil berjalan
Janganlah suka, sering memakai baju sambil berjalan, karena akan berakibat cita-cita tidak akan terlaksana.
Kebiasaan menyiksa anak perempuan
Janganlah anda memukul atau menyiksa anak, adik, saudara perempuan karena kelak jika ia sudah menikah ia akan selalu disakiti dan disiksa oleh suaminya.
Kebiasaan bernyanyi atau besiul pada waktu sedang makan
Janganlah anda selalu bersiul bila sendang makan karena anda akan mengalami kegagalan dalam usaha.
Kebiasaan memukul anak wanita pada pantat (bokong)
Janganlah anda selalu memukul anak wanita pada pantat (bokong), karena kelak anak tersebut akan menjadi hyper sex, dan bila sudah berumah tangga akan selalu ribut dengan suaminya.
Kebiasaan mencabuti bulu alis mata
Janganlah suka mecabuti alis mata (khususnya wanita) karena akan menyebabkan ketidak nyamanan pada saat berhubungan intim.
Kebiasaan memeluk kepala dengan kedua tangan
Janganlah anda melakukan kebiasaan memeluk kepala dengan kedua tangan karena akan menjadikan diri anda kehilangan akal dan pikiran menjadi buntu, bingung dan dungu.
Kebiasaan memeluk lutut sambil berjongkok
Janganlah terbiasa memeluk lutut sambil berjongkok, karena akan berakibat selalu bingung pada saat menghadapi masalah dan putus asa.
Memotong Kuku menurut hari
Janganlah memotong kuku pada hari Minggu, karena akan mendapat bencana, demikian juga pada hari Senin, karena akan ada orang yang dengki atau irihati, selain itu hari Sabtu juga termasuk hari yang kurang baik untuk memotong kuku karena akan mendatangkan halangan atau rintangan bagi anda. Disarankan untuk memotong kuku pada hari Selasa karena akan disukai orang banyak. Hari Rabu juga termasuk hari baik karena akan membawa keselamatan dan perlindungan dari Tuhan. Hari baik yang disarankan adalah hari Kamis anda akan mendapat rezeki. Terakhir hari yang disarankan membawa kebaikan adalah hari Jum'at karena akan membuat anda disukai dan dicintai orang.
Mengangkat kaki
saat bertiduran (tengkurap)/melakukan kaki keatas keduanya atau satu saja, bertanda bahwa anda menginginkan menginginkan sesuatu yang buruk terjadi pada ibu anda.
Membuka payung
Anda dilarang membuka payung didalam rumah, karena akan terjadi sesuatu yang buruk dikeluarga anda.
Menggunting kuku malam hari
Janganlah anda menggunting kuku pada mari, karena akan membuat usia anda lebih singkat.
Menyapu di malam hari
Janganlah anda menyapu dimalam hari karena akan sulit untuk mencari rezeki.
Menjahit kancing baju ketika baju masih dipakai
Janganlah menjahit kancing baju ketika ketika baju masih dipakai karena akan menderita penyakit yang parah dan selalu gagal dalam usaha selama 1 bulan.
Menyisir rambut sambil berjalan
Janganlah adan menyisir rambut sambil berjalan, karena anda akan mendapat malu di depan umum.
Mandi disiang hari bolong
Janganlah mandi disiang hari bolong, karena berakibat anda akan cepat tua.
Makan nasi menggunakan piring kecil
Janganlah anda Makan nasi menggunakan piring kecil, karena akan berakibat selama hidup akan tersisih dari keluarga.
Makan disudut meja
Janganlah anda makan disudut meja, karena akan berakibat kelak anda akan dimusuhi mertua dan perkawinannya akan hancur.
Makan otak binatang
Janganlah anda memakan otak binatang khususnya untuk anak kecil, karena akan menimbulkan uban sebelum waktunya.
Makan dicobek atau lumpang
Janganlah anda makan dicobek atau lumpang, karena akan berakibat kelak anda akan dimusuhi mertua tanpa sebab.
Makan didaun yang dilipat
Janganlah Makan didaun yang dilipat, karena akan berakibat kelak kehidupan keluarga anda tidak akan harmonis.
Makan selalu dengan tangan tanpa sendok
Janganlah anda makan selalu dengan tangan tanpa sendok, kelak barakibat kehidupan anda menderita, bila ia seorang wanita akan menderita kanker rahim.

Primbon Pamali Bagian 1

Primbon Pamali Bagian 1


Berpindah tempat pada waktu makan
Janganlah berpindah tempat pada waktu makan, karena kelak berakibat akan mendapat ibu tiri. Terkecuali pindah pada posisi yang lebih bagus misalnya semula makannya dilantai, kemudian pindah kemeja makan yang semestinya, kalau itu yang dilakukan kelak akan cepat mendapat pekerjaan yang lebih baik.

Berselimut dengan tikar
Janganlah anda berselimut dengan tikar karena kelak anda akan digulung oleh ombak jika mandi di laut.
Berteriak-teriak mengucapkan kata-kata kotor dalam hutan.
Janganlah anda berteriak-teriak berkata-kata kotor pada saat berada di dalam hutan, karena anda tak lama lagi akan dimasuki roh halus jahat yang menguasai diri anda (kesurupan).
Berfoto bersama dalam jumlah ganjil
Janganlah berfoto dalam jumlah ganjil karena salah satu dari yang difoto akan cepat meninggal. Biasanya yang ditengah.
Bangun Tidur terlalu siang
Jika anda bangun tidur terlalu siang hingga matahari hampir berdiri, akan berakibat segala bentuk rezeki yang akan datang akan selalu menjauh kembali.
Bersin sewaktu akan bepergian
Anda tidak dapat langsung berpergian baik menggunakan kendaraan atau tidak setelah bersin.Paling tidak anda menunggu beberapa menit setelah bersin lalu boleh pergi, karena kalau anda bersin langsung pergi anda akan celaka diperjalanan.
Berlama-lama dikamar mandi
Janganlah anda berlama-lama dikamar mandi karena akan terlihat lebih tua dari usia anda sebenarnya.
Duduk dipintu
Anda dilarang duduk tepat didepan pintu, karena khawatirkan ada makhluk lewat yang melewati pintu tersebut dan anda akan jatuh sakit.
Gadis keramas dihari Sabtu
Jika anda seorang gadis, janganlah anda keramas pada hari Sabtu, karena berakibat anda akan mempunyai suami penyiksa
Kebiasaan bersedih pada waktu hamil
Janganlah selalu bersedih pada waktu hamil, karena kelak akan mendapatkan anak yang cengeng.
Kebiasaan duduk di tengah pintu waktu turun hujan lebat
Janganlah anda duduk ditengah pintu waktu turun hujan lebat karena suatu ketika anda dapat tersambar petir (yang sebenarnya petir tersebut, konon, mengincar setan).
Kebiasaan makan asinan di malam hari
Janganlah anda terbiasa makan asinan di malam hari, karena akan selalu tertimpa keresahan hati, jika ia seorang yang belum menikah akan sulit jodoh, dan jika sudah menikah ia akan sering bertengkar.
Kebiasaan mengetuk ujung rokok yang akan disulut kebenda keras
Janganlah melakukan Kebiasaan mengetuk ujung rokok yang akan disulut kebenda keras, karena kelak akan selalu mengalami kekecewaan karena gagal dalam karir dan rumah tangga.
Kebiasaan menggigit bibir sebelah bawah
Janganlah anda selalu menggigit bibir sebelah bawah, karena kelak anda akan bernasib buruk dan rezeki seret.

Primbon Weton

Primbon Weton



Weton anda merupakan gabungan dari tujuh hari dalam seminggu (Senin, Selasa, dll.) dengan lima hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Perputaran ini berulang setiap 35 (7 x 5) hari, sehingga menurut perhitungan Jawa hari kelahiran anda berulang setiap lima minggu dimulai dari hari kelahiran anda.  

Menurut kepercayaan Jawa, arti dari suatu peristiwa (dan karakter dari seseorang yang lahir dalam hari tertentu) dapat ditentukan dengan menelaah saat terjadinya peristiwa tersebut menurut berbagai macam perputaran kalender tradisional. Salah satu penggunaan yang umum dari metode ramalan ini dapat ditemukan dalam sistem hari kelahiran Jawa yang disebut wetonan.

1. Jumat Legi

Konon, mereka yang lahir pada hari ini cenderung bersifat jujur. Bahkan, mereka terkadang mungkin terlalu jujur, sebab mereka adalah tipe orang yang suka mengungkapkan pikiran mereka tanpa tedeng aling-aling! Mereka cukup teguh dengan pendirian mereka, tetapi sikap seperti ini terkadang juga menghambat kemampuan mereka untuk menerima orang lain secara apa adanya. Sebaiknya kita tidak memancing amarah mereka, karena mereka dapat bertindak ekstrim bila sedang naik darah. Meskipun demikian, mereka setia dan murah hati terhadap orang-orang yang dicintainya. Simpati mereka mudah timbul sehingga tidak keberatan untuk bertindak diluar jalur mereka untuk membantu teman atau bahkan orang asing.

2. Sabtu Pahing

Jika anda lahir pada hari Sabtu Pahing, kemungkinan anda bersifat lekas naik darah! Untungnya, secepat anda memuntahkan kemarahan anda secepat itu pula anda melupakan penyebabnya. Semoga orang lain sebaliknya mudah memaafkan anda pula! Perlu diingat, bukanlah suatu hal yang menyakitkan untuk mengakui kesalahan yang kita lakukan. Akan tetapi meskipun anda memiliki semangat hidup yang tinggi yang terkadang berakibat pada kecerobohan, anda akan bersikap lebih waspada bila menyangkut materi. Anda adalah salah satu tipe yang selalu siap membantu teman yang sedang menderita.

3. Minggu Pon

Anda termasuk tipe yang sensitif. Mungkin karena takut disakiti, anda selalu melindungi perasaan anda. Hati dan pikiran anda mungkin cukup dalam, tetapi terkadang orang lain menganggap anda tertutup. Barangkali anda telah mengembangkan penilaian yang tajam terhadap baik-buruknya watak manusia. Dengan bakat ini, anda dapat menjadi seorang diplomat yang piawai -- atau malahan seorang manipulator yang licik! Yang jelas, anda selalu berusaha terlihat baik didepan teman-teman anda. Walaupun anda mungkin saja mengambil cara yang tidak langsung atau menunggu saat yang tepat, tetapi lama-lama anda pasti merebut kesempatan untuk memamerkan kelebihan anda, entah dari segi material ataupun intelektual.

4. Senin Wage

Menurut kepercayaan Jawa, jika anda lahir pada hari Senin Wage anda jarang terjebak dalam keadaan yang memalukan! Ini dikarenakan anda suka merencanakan dan menimbang pilihan anda dengan hati-hati jauh sebelum mengambil tindakan. Anda cukup jujur dan tidak keberatan mendengarkan permasalahan orang lain. Berkat pendekatan anda yang tenang, anda mampu tampil meyakinkan di depan masyarakat, sehingga anda memiliki bekal menjadi diplomat yang baik. Meskipun demikian, sekali anda marah, anda tidak akan mau menerima alasan apapun. Anda terkadang begitu ndableg sehingga lebih baik anda dibiarkan sendiri saja untuk menjadi tenang kembali.

5. Selasa Kliwon

Mereka yang lahir pada hari Selasa Kliwon terkenal bersifat ramah. Mereka begitu pandai mengungkapkan kata-kata yang tepat dalam berbagai situasi sehingga orang lain cukup mudah menyukainya -- atau malahan cukup mudah diperdayainya bila itu yang mereka inginkan! Anehnya, mereka juga terkenal berpendirian keras, walaupun kesan pertamanya mungkin tidak menunjukkan demikian. Mereka juga dapat bersikap sangat kritis terhadap orang lain pada saat-saat tertentu. Namun, anda tidak perlu berkecil hati bila menjadi sasaran penilaian tajam mereka: menunjukkan kesalahan anda barangkali hanyalah cara mereka membantu anda menjadi orang yang lebih sempurna!

6. Rabu Legi

Anda menghormati tata krama dan berpegang teguh pada falsafah hidup anda. Kejujuran adalah salah satu prioritas anda, sehingga anda membenci ketidakadilan. Anda sangat setia terhadap teman tercinta anda yang sangat banyak. Anda dikagumi oleh banyak orang karena kata-kata anda yang bijaksana. Lantas, apa gunanya selalu ingin mencampuri urusan orang lain?

7. Kamis Pahing

Anda memiliki cita-cita yang besar disertai semangat baja untuk mewujudkannya. Anda selalu siaga mencari kesempatan untuk memajukan kepentingan anda. Tetapi hal itu bukanlah untuk anda semata; anda juga sangat mempedulikan keluarga dan selalu siap membantu saudara yang membutuhkan perlindungan atau pengasuhan. Meskipun demikian, anda mungkin perlu menjaga kecenderungan untuk selalu mengambil kesimpulan tanpa mengetahui fakta-fakta yang lengkap. Khusus dalam pergaulan anda, suatu dorongan untuk membantah tanpa lebih dahulu mengatur pikiran dan kata-kata mungkin akan dapat membuat orang lain merasa tidak dihargai. Cara penyampaian anda sangat berpengaruh di sini.

8. Jumat Pon

Menurut kepercayaan jawa, orang yang dilahirkan pada hari Jumat Pon perlu banyak bergaul dengan berbagai jenis orang. Konon, mereka berpembawaan tenang, serius dan bijaksana dalam berbicara. Mereka adalah tipe yang berjiwa sosial, murni dan jujur serta mudah bersimpati terhadap mereka yang tertindas. Mereka mudah beradaptasi dengan orang-orang di sekitar mereka dan dapat menyesuaikan diri dengan berbagai situasi seperti seekor bunglon. Akan tetapi, kelebihan ini juga dapat menjadi kelemahan terbesar mereka, karena jika tidak disertai rasa percaya diri yang kuat mereka dapat dengan mudah dipengaruhi oleh pendapat dan kebiasaan buruk orang lain.

9. Sabtu Wage

Jika anda lahir pada hari Sabtu Wage, maka anda akan bersifat teguh pada pendirian dan sangat mudah naik darah jika rencana tidak berjalan sesuai dengan keinginan anda. Barangkali anda akan sedikit banyak bergelut dengan masalah seputar kepercayaan dan rasa memiliki, karena dikatakan bahwa anda bersifat agak cemburuan. Meskipun demikian, anda sangat setia dan murah hati terhadap orang-orang yang anda sukai. Di samping itu, anda memiliki bakat besar dalam mengatur rumahtangga anda agar tetap berjalan tenang. Anda benar-benar menyukai kemewahan dan sangat menghargai barang-barang yang berkualitas tinggi.

10. Minggu Kliwon

Satu lagi tipe pendiam dengan pendirian tegas dan kemauan keras. Anda sangat pandai dalam membuat orang selalu menduga-duga perasaan anda yang sebenarnya. Anda sebetulnya cukup sensitif, tetapi jangan berharap orang lain akan mempercayainya pada saat mendengar anda beradu pendapat. Anda pandai bersosialisasi, pandai berbicara, dan memiliki bakat politik yang besar. Dengan kelebihan seperti ini, tidak mengherankan tipe-tipe seperti anda sering mencapai kedudukan yang tinggi!

11. Senin Legi

Kelompok ini suka berkeliling dan melihat-lihat dunia, entah secara fisik ataupun secara intelektual. Mereka juga suka berdebat. Namun, mereka tidak bersifat antagonis; kalangan ini sebenarnya terlalu sopan bahkan untuk bermimpi menyakiti perasaan orang lain. Konon mereka juga sangat murah hati. Tampaknya, mereka memiliki kepribadian yang cemerlang... jika saja mereka mau berhenti mencampuri urusan orang lain!

12. Selasa Pahing

Orang-orang yang lahir pada hari Selasa Pahing konon bersifat santai dan dapat menerima orang lain apa-adanya. Mereka terampil dengan tangan mereka, suka menolong, dan mau berkorban banyak bagi orang yang mereka sayangi. Tetapi jangan tanya tentang orang-orang yang membuat mereka marah! Kalangan Selasa Pahing mempunyai reputasi terburuk dalam hal membalas dendam secara membabibuta. Meskipun mereka cenderung untuk cukup beruntung, mereka harus belajar untuk mengendalikan suatu kehausan pribadi yang mungkin membuat mereka agak serakah. Lalu di kemudian hari mereka dapat hidup tenang dan berbahagia, dikelilingi banyak teman yang baik dan menarik.

13. Rabu Pon

Pada dasarnya, anda termasuk tipe yang penuh keberuntungan, karena anda selalu merencanakan tindakan anda dengan hati-hati, terbuka terhadap peluang yang baru, dan tidak mudah putus asa. Anda juga memiliki beberapa keterampilan sosial, sehingga sejelek apapun wajah anda, kemungkinan besar anda mudah bergaul dengan orang lain! Sisi buruknya, anda suka sekali pamer. Mungkin anda hanya haus perhatian sewaktu masih kecil, sehingga kini anda merasa harus membuat kagum semua orang dengan kepandaian atau kekayaan anda. Jadilah diri sendiri dan orang lain akan menyukai anda apa adanya. Akan lebih baik juga bila anda berusaha untuk tidak terlalu menyalahkan orang lain yang secara tidak sengaja menyakiti perasaan anda.

14. Kamis Wage

Orang yang lahir pada hari Kamis Wage biasanya memiliki cita-cita setinggi langit. Tentu saja, terkadang harapan mereka terlalu tinggi, tetapi mereka juga berpegang pada aturan dan dapat cukup berhati-hati dalam mewujudkan tujuan mereka sehingga seringkali tercapai. Kalangan ini mungkin saja pandai, tetapi mereka sering terpaku pada jalan mereka dan biasanya tidak menghargai saran yang tidak mereka inginkan. Meskipun demikian, mereka dapat cukup mempesona orang lain dengan sopan-santunnya dan cenderung tampil baik dalam pergaulan. Mereka mungkin tidak suka menunjukkan perasaan mereka yang sebenarnya, tetapi mereka mudah dibujuk dengan rayuan -- beberapa patah kata yang manis dan mereka pasti mulai berpamer!

15. Jumat Kliwon

Karena sabar dan murah hati, anda mudah membuat orang menyukai anda. Mungkin hal ini juga dikarenakan gaya anda yang halus. Anda dapat menjadi seorang pemimpin yang baik, karena anda cenderung mempunyai kemampuan, dapat berpikir secara luas, dan dapat mempengaruhi banyak orang dengan lidah anda yang pandai. Mungkin saja anda sedikit malas pada suatu saat, tetapi orang-orang akan tetap mencintai anda. Jelasnya, anda tidak akan pernah kekurangan teman!

16. Sabtu Legi

Anda adalah salah seorang penggemar gaya hidup yang santai dan mewah. Bagi anda, kualitas selalu lebih penting daripada harga yang murah. Hal ini berlaku juga pada kehidupan sosial anda: Anda ingin berada disekitar orang-orang baik yang ber-IQ tinggi. Anda sendiri tidak kalah dari segi otak. Untungnya anda juga dapat menghargai pandangan orang lain. Tidak bisa dipungkiri, omongan anda terkadang sedikit tajam. Tetapi mengapa orang lain mau bersikap sarkatis terhadap anda?

17. Minggu Pahing

Menurut pengertian tradisional, orang yang lahir pada hari Minggu Pahing diakui memiliki kemampuan yang mengagumkan di bidang apa saja yang digelutinya. Mereka adalah pribadi-pribadi kuat yang mampu mempertahankan pendapatnya dalam keadaan sulit sekalipun. Tetapi mereka juga berpikiran luas dan cenderung ditanggapi dengan baik dalam lingkungan sosial. Anehnya, kelompok ini dapat benar-benar ahli dalam menyembunyikan (atau memendam) perasaan-perasaan yang tidak enak seperti kemarahan, kesedihan, atau penyesalan. Kontrol diri semacam itu sangat menguntungkan bagi seorang politikus, doktor UGD, atau agen rahasia. Namun, semoga sifat ini tidak berakibat pula pada terpendamnya perasaan-perasaan yang semestinya ditunjukkan secara terbuka kepada orang-orang yang mereka cintai.

18. Senin Pon

Jika anda lahir pada hari Senin Pon, anda adalah seseorang yang penuh kontradiksi. Anda mungkin terlihat sebagai orang yang tangguh, yang suka tampil kuat, bahkan dengan bangga memamerkan kekayaan anda (atau kepandaian anda bila hanya itu yang anda miliki!). Namun, anda sebenarnya adalah seseorang yang sangat perasa. Orang lain akan selalu terkejut bila mendapati betapa ramah, sopan dan bertanggung jawab anda sebenarnya. Tidakkah anda merasa lebih baik sekarang?

19. Selasa Wage

Anda tidak suka membesar-besarkan diri. Bahkan, anda lebih sering mengalah kepada orang yang lebih cerewet daripada mempersoalkan hal-hal yang remeh. Meskipun demikian, anda bersemangat baja. Beberapa orang mungkin mengatakan anda sedikit kaku. Namun, ada pula yang akan menganggap anda teramat ndableg. Di samping itu, andaikata anda merasa terancam, ego anda yang sensitif akan sangat mudah terusik sehingga anda cenderung bersikap cemburu. Meski demikian, terkadang lawan-lawan anda pun akan mengagumi nafsu anda yang besar akan ilmu pengetahuan dan tekad kuat yang memungkinkan anda menelaah secara mendalam hal-hal yang menarik perhatian anda. Bila keadaan mulai memburuk anda akan tetap bertahan.

20. Rabu Kliwon

Anda adalah pemikir sejati dengan sikap lembut disertai gaya duniawi yang mempesona yang mudah menarik orang lain kepada anda. Dikarenakan bakat alami anda akan bahasa dan kepekaan terhadap perasaan orang lain, maka anda memiliki potensi untuk menjadi seorang pembicara besar. Banyak di antara orang yang lahir pada hari Rabu Kliwon menjadi orator atau penulis yang handal. Anda berseri-seri bila mendapatkan pujian (sebenarnya siapa yang tidak?), akan tetapi mungkin anda perlu belajar untuk tidak terlalu memasukkan kritikan orang lain ke dalam hati. Waspadalah agar kelemahan anda terhadap kata-kata yang manis tidak membuat anda terlalu mudah diperdaya.

21. Kamis Legi

Mereka yang lahir pada hari Kamis Legi memiliki cita-cita yang mulia dan nilai-nilai yang tinggi. Mereka terkadang amat bijaksana, dikarenakan kemampuannya untuk melihat prospek jangka panjang dari suatu hal. Walaupun demikian, mereka harus mampu bersikap tabah dan berhati-hati jika ingin melihat keberhasilan ide-ide mereka yang besar. Masalahnya, meskipun kalangan ini cenderung berpandangan luas, mereka sering terjerumus dalam pernik-pernik kehidupan sehari-hari. Mereka termasuk tipe yang selalu membutuhkan pujian. Namun, kemungkinan dukungan tidak terlalu sulit diperolehnya, sebab mereka biasanya dikelilingi oleh banyak teman (kelompok ini terkenal memiliki kemampuan bergaul yang luar biasa). Sementara itu timbul pertanyaan; benarkah hanya keinginan untuk membantu ataukah dorongan tersembunyi untuk menguasai lingkungannya yang selalu membuat mereka mencampuri urusan orang lain?

22. Jumat Pahing

Pada dasarnya, anda adalah pembicara yang menyenangkan dengan cita-cita tinggi dan hati yang jujur. Apalah artinya jika anda bersikap sedikit boros! Anda bakal memperoleh banyak poin dari mereka yang ingin melihat anda berhasil -- bahkan jika anda tidak selalu memanjakan mereka. Anda kelihatan begitu mudah dimanfaatkan sehingga orang tidak akan menyangka bahwa anda akan mampu bersikap gigih (baca: keras kepala?) atau menduga betapa ganasnya anda bila sedang mengalami hari yang menjengkelkan!

23. Sabtu Pon

Anda memiliki ego yang besar dan selalu ingin menjadi penguasa di dalam lingkungan anda. Meskipun demikian, anda bukanlah tipe orang yang sulit: bila seseorang mengecewakan anda, anda akan memaafkan dan melupakannya dengan cukup mudah -- asalkan mereka mengakui kesalahannya dan memohon maaf di kaki anda! Anda suka membayangkan diri sebagai orang yang kaya dan terkenal. Hal ini tidak berarti secara otomatis anda materialistis. Namun, jika para peramal Jawa dapat dipercaya, anda memang menikmati suasana yang mewah dan tidak sungkan memperlihatkan kelebihan anda dalam hal materi. Mungkin hal ini berhubungan dengan masa kecil yang kurang bahagia dari segi emosional atau ekonomi. Semoga saja anda tidak terlalu pelit untuk membagi keberuntungan dengan teman-teman anda. Ingatlah bahwa mereka yang banyak memberi akan banyak menerima pula!

24. Minggu Wage

Mereka yang lahir di hari Minggu Wage konon bersifat pemurah dan mudah menaruh iba. Mereka tahu cara-cara untuk menghibur orang yang sedang menderita. Mereka merupakan pekerja keras pula. Akan tetapi, mereka terkadang terlalu teguh dalam pendirian -- bahkan sangat keras kepala! Meskipun mereka pandai menenangkan perasaan orang lain, mereka tidak akan menunjukkan perasaan mereka sendiri dengan mudah. Mungkinkah hal ini merupakan pengendalian emosi dari diplomat, doktor UGD, atau pemadam kebakaran, atau justru kewaspadaan yang berlebihan terhadap kemungkinan disakiti oleh orang-orang yang telah mereka percayai? Mereka sendiri yang harus menjawab pertanyaan ini.

25. Senin Kliwon

"Kehormatan keluarga" adalah prinsip kalangan Senin Kliwon. Anda terkenal karena pengabdian anda terhadap orang tua, anak, kakak-adik, bahkan sering pula kerabat jauh. Anda bersedia mengorbankan semuanya untuk membela keluarga anda. Anda memiliki perasaan yang kuat terhadap asal anda, bahkan mungkin juga terhadap negara tempat anda lahir. Sayangnya, segala hal cenderung terlalu dimasukkan hati, sehingga anda mudah tersinggung. Terkadang perlu waktu untuk membuat anda tenang kembali. Meskipun demikian, pada dasarnya anda mudah memaafkan dan tidak suka mendendam. Anda pandai dengan kata-kata dan mungkin dapat menjadi seorang pembicara atau penulis yang baik jika anda tertarik pada pekerjaan semacam itu. Orang lain menghargai keramahan, kesopanan dan kelembutan anda yang terpuji.

26. Selasa Legi

Jika anda lahir pada hari Selasa Legi, anda akan memiliki kepribadian yang kuat. Anda tidak akan suka melihat orang menghalangi anda, dan tidak akan mau mengalah (walaupun dalam hal yang sebenarnya sepele) agar orang lain tidak merasa sakit hati. Sesungguhnya, popularitas anda tidak akan berkurang jika anda mau belajar sedikit berkompromi. Bila tidak, dorongan anda untuk berkuasa dapat membuat anda membuang banyak tenaga dalam adu kekuatan dengan teman, pasangan, atau majikan. Tetapi bagaimanapun kekurangan tersebut, anda adalah tipe yang jujur dan suka bekerja keras, yang memiliki cita-cita tinggi dan minat yang tak terpuaskan terhadap ilmu pengetahuan.

27. Rabu Pahing

Orang-orang ini suka mempertimbangkan segala sesuatu sebelum melakukan suatu tindakan. Mereka akan merenungkan segala kemungkinan hingga puas terhadap hasil yang dapat dicapai. Kelompok ini mungkin terlihat cukup santai, tetapi jangan terkecoh! Mungkin dikarenakan sedikit rasa kurang percaya diri yang membuat mereka bersikap angkuh. Namun, tidak dapat dipungkiri banyak peramal Jawa juga mengatakan bahwa mereka memang tidak suka berbagi dengan yang lain. Kewaspadaan mereka mungkin terlihat berlebihan saat rasa curiga mereka timbul. Orang-orang ini sangat perlu belajar untuk bersikap lebih santai dan menurunkan pertahanan mereka. Untungnya mereka memiliki prinsip untuk tidak mencampuri urusan orang lain.

28. Kamis Pon

Jika anda lahir di hari Kamis Pon, anda biasanya memiliki cita-cita tinggi dan tujuan-tujuan mulia yang berusaha anda wujudkan sekuat tenaga. Anda memiliki pikiran yang cerdas dan penuh rasa ingin tahu, serta suka mempelajari hal-hal baru yang dapat memperluas wawasan anda. Meskipun demikian, dengan kecenderungan untuk berpikir dan bertindak dalam skala besar, kebanggaan serta rasa percaya terhadap kekayaan materi atau kepandaian dapat dengan mudah menjadi kelemahan anda pada suatu saat. Anda bukanlah tipe orang yang suka banyak bergaul dan tidak tertarik pada urusan orang lain. Tampaknya anda cukup puas dengan mengandalkan kemampuan pribadi untuk memahami suatu situasi dan menghindarkan diri dari pengaruh orang lain.

29. Jumat Wage

Mereka yang terlahir pada hari Jumat Wage terkenal sangat mengasihi dan mudah menaruh iba kepada sesama manusia. Oleh karena itu, anda berpotensi menjadi Ibu Teresa kecil yang selalu bersedia membantu mereka yang membutuhkan. Anda memiliki karakter yang sangat jujur, kemurnian hati, dan juga kesetian yang sesuai dengan julukan tersebut. Anda tidak pernah membesar-besarkan kemampuan anda sendiri, padahal di dalam hati anda sesungguhnya adalah orang yang tegar. Sangatlah sulit membuat anda mengubah keputusan yang telah anda tetapkan. Keyakinan anda dapat sangat mengagumkan... atau bahkan hanya suatu kebodohan. Anda mungkin perlu belajar untuk menerima saran dari orang lain yang bermaksud baik.

30. Sabtu Kliwon

Justru orang seperti ini yang anda perlukan di pesta anda berikutnya, karena mereka begitu ramah, sopan, dan mudah terkesan, sehingga mereka dengan mudah membuat orang lain merasa betah di rumah anda. Mereka juga pintar mengucapkan kata-kata yang menyenangkan. Bahkan, mereka yang terlahir pada hari Sabtu Kliwon termasuk salah satu kalangan yang memiliki bakat alamiah dalam berbicara dan menulis jika mereka memilihnya sebagai pekerjaan. Mereka cenderung memperlakukan semua orang dengan baik, bahkan musuh mereka sendiri! Mereka tidak dikenal sebagai orang tegar yang berpegang pada pendiriannya. Akan sangat berguna jika mereka mau mengembangkan sedikit keberanian dan ketegasan, karena kelompok ini cenderung sangat mudah menyerah pada rintangan pertama. Mereka biasanya memperhitungkan dengan cermat segala tindakan yang akan mereka ambil. Dengan demikian muncullah pertanyaan: mengapa mereka sangat mudah terkecoh oleh penampilan seseorang atau sesuatu? Mereka adalah pelanggan impian para pedagang.

31. Minggu Legi

Hanya sedikit orang yang diperkenankan mengetahui isi hati anda yang terdalam. Anda termasuk tipe orang yang tegas dan pendiam. Anda terlihat sangat tenang dan terkendali, bahkan saat anda terbakar amarah, senyuman misterius itu tidak akan pernah lepas dari bibir anda. Maka dari itu, pada saat anda melepaskan perasaan anda, baik cinta ataupun benci, hal itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa bagi orang-orang di sekitar anda. Anda berwatak cerdik, bahkan terkadang licik, dan pandai dalam mengorek rahasia. Anda mudah tertarik pada hal yang aneh, mistis, atau misterius. Mencampuri urusan orang lain sangat menyenangkan bagi anda. Oleh karenanya, anda mungkin bisa menjadi seorang detektif, agen rahasia atau psikiater yang baik.

32. Senin Pahing

Anda suka menyampaikan pendapat dengan tegas, dan tidak akan terpengaruh oleh omongan orang lain bila tidak menemukan alasan untuk mempercayainya. Meskipun demikian, anda adalah seorang yang perasa, jujur, beriba, dan bercita-cita tinggi. Anda adalah pekerja giat yang tidak suka menghambur-hamburkan hasil jerih payah. Cobalah untuk mengendalikan perasaan anda yang sensitif agar tidak selalu memasukkan dalam hati setiap perkataan atau tindakan orang lain.

33. Selasa Pon

Kalangan ini sangat menyukai kemewahan. Tingkat pemborosan mereka biasanya tergantung pada kemampuan finansial yang ada, tetapi keinginan yang kuat akan kehidupan yang serba mewah akan selalu mereka rasakan. Meskipun cenderung untuk melindungi perasaan mereka sendiri, mereka dapat menjadi sangat setia dan murah hati kepada orang-orang yang sesuai dengan standar pribadi mereka. Akan tetapi, sekali anda dekat berarti anda telah menjadi milik mereka seutuhnya, dan karena kalangan ini sering terbawa kekhawatiran akan ancaman (nyata maupun khayalan) maka tidak mengherankan jika rasa cemburu selalu menyertai mereka dalam setiap hubungan. Meskipun mereka yang dilahirkan pada hari Selasa Pon terkenal bersifat tertutup, mereka dapat bersikap cukup ramah dalam kehidupan sosial. Barangkali anda tidak akan menduga bahwa mereka berpendirian sangat kaku.

34. Rabu Wage

Secara umum, mereka yang lahir pada hari Rabu Wage bersifat baik hati dan ramah. Meskipun terkadang kata-kata mereka agak keras, mereka biasanya mudah bergaul dengan orang lain serta menjunjung tinggi kejujuran dan niat baik. Mereka suka menimbang pilihan mereka dengan cermat sebelum melaksanakannya, dan dalam hal ini mereka memiliki cukup banyak kebijaksanaan. Bisa saja mereka suka menikmati barang-barang dan pelayanan yang mewah, tetapi mereka bukan tipe pemboros. Mereka sangat menghargai uang mereka, dan terkadang beberapa dari mereka dapat bersikap sangat irit.

35. Kamis Kliwon

Anda memiliki rencana-rencana besar dalam hidup anda. Bahkan, terkadang cita-cita anda sedikit terlalu besar sehingga anda menjadi korban dari imajinasi anda yang terlalu aktif saat keadaan berada diluar jangkauan anda. Meskipun demikian, anda tidak mudah menyerah, dan sikap anda yang optimis dan terhormat akan membuat anda diterima dengan baik oleh kebanyakan orang. Anda suka menjadi pemimpin, akan tetapi terlebih dulu anda harus mengendalikan kecenderungan anda untuk terlalu memasukkan hati ide dan tindakan orang lain yang mungkin berbeda dari sudut pandang anda.

Novel kanggo Ngrumat Sujarah

Novel kanggo Ngrumat Sujarah

 

Maca buku sejarah wigati kanggo mangerteni sejatining kang dumadi ing jaman kawuri lan ing titi wanci saiki. Hamula buku sejarah sing kababar arupa buku dening penerbit dadi buku wajib tumrap para siswa ing sekolah formal.
Buku sejarah kuwi ngamot katrangan maneka warna kang anjoge bisa dadi kaca benggala tumrap urip ing jaman saiki lan ing jaman yang bakal teka. Emane, isih akeh bab-bab wigati kang dumadi ing jaman kawuri ora kacathet ing buku-buku sejarah kuwi mau.
Dina Jemuah, 17 Agustus 1945, Bung Karno lan Bung Hatta mbiwarakake kamardikan Republik Indonesia kanthi maca teks proklamasi. Tegese, ing dina kuwi ngadeg negara Republik Indonesia sing mardika. Nanging generasi mudha jaman saiki ora padha ngerti piye swasana pabrayan agung nalika prastawa kang kebak tapsiran sejarah kuwi dumadi.
Apa kabeh warga pabrayan agung sing wiwit dina kuwi sabanjure kasebut Republik Indonesia kabeh padha seneng? Yen ta seneng, senenge kepriye? Swasana kasebut ora digambarake ing buku-buku sejarah. Swasana kang mangkono mau bisa dibabar dening Begawan Sastra Jawa, Suparto Brata, ing novel abasa Indonesia asesirah Tak Ada Nasi Lain, weton Penerbit Buku Kompas, 2013.
Novel “sejarah” sing kababar sepisanan 50 taun kapungkur ing wujud crita landhung sing kamot ing ariwarti Kompas kuwi katulis ing basa Indonesia nanging crita sing kakandhut kenthel dening kabudayan Jawa, mligine kabudayan ing Kutha Solo lan sakiwa tengene. Ing buku kasebut Mbah Parto—mangkono sesebutan sing kaprah tumrap Suparto Brata—nyritakake swasana nalika kluwarga pegawai sepur padha ngungsi saka Garut tumuju Sragen.
Uga ada gegambaran swasana nalika tentara Divisi Siliwangi iang Jawa Barat kudu long march, ngungsi menyang Solo. Malah ana uga gegambaran swasana nalika Partai Komunis Indonesia madeg kraman sedya ngrebut panguwasa ing taun 1948. Kedadeyan-kedadeyan wigati kanggo merdeni apa kang dumadi ing jaman kawuri kasebut dening Mbah Parto diracik adhedhasar pengalaman pribadine, ora asumber saka buku-buku utawa critane wong-wong liya.
”Novel iki [Tak Ada Nasi Lain] dak tulis seket taun kepungkur. Ora bisa kababar nganti 1990-an kamot ing ariwarti Kompas minangka crita landhung. Wulan Mei wingi [Mei 2013] bisa bisa kababar ing wujud buku,” ujare Mbah Parto nalika medhar andharan ing  dhudhahn novel Tak Ada Nasi Lain ing Balai Soedjatmoko Solo, Rebo (17/7) wengi kapungkur.
Novel kasebut nyritakake paraga bocah keturunan ningrat sing jenenge Saptono. Paraga bocah iki gegambaran pribadine Suparto Brata dhewe. Bocah kuwi dititipake ing kluwarga ningrat ing Gajahan, Solo. Novel 545 kaca kasebut mbabar kahanan Kutha Solo lan sakiwa tengena ing  antarane taun 1938-1958. Maca novel ini bakal nuwuhake gegambaran kahanan pabrayan agung ing Solo lan sakiwa tengene ing jaman penjajahan Walanda, Jepang, jaman perang kamardikan lan jaman ideologi komunis ngrembaka ing tlatah Indonesia.
Miturut panulis novel wayang, Pitoyo Amrih, kang rawuh ing dhudhahan buku kasebut, novel karyane Mbah Parto kuwi kapetung novel ing basane samadya, kepenak diwaca. Miturut Pitoyo, Mbah Parto kasil nggawa swasana batine, rasa wedi lan seneng, sarta swasana wewengkon Solo nalika jaman penajajahan Walanda, jaman penajajahan Jepang, jaman ideologi komunis ngrembaka lan jaman nalika akeh cecongkrahan ing antarane warga Republik Indonesia.
Miturut Pitoyo, novel abasa Indonesia sing kenthel banget Jawane kuwi bisa dadi kaca benggala kanggo merdeni laku jantraning urip pabrayan agung ing Kutha Solo lan tlatah sakiwa tengene. ”Aku nyathet ana sing langka temen-temen ing novel iki. Panulis ngandharake pengalaman uripe ing novel ini, ora ana let antarane panulis lan crita sing dibabar,” pratelane Pitoyo.
Basane uga kepenak lan bisa nuwuhake rasa katut, keli, lan kaya-kaya bisa ngrasakake apa kang dumadi ing jaman sing dadi latare crita kasebut. Miturut Pitoyo, bab mangkene iki tangeh lamun bisa tuwuh nalika maca buku sejarah, cathetan sejarah, utawa ensiklopedia sejarah. Ana pasarta dhudhan buku kasebut, Susanto, sing nyaruwe jalaran nemokake ana fakta utawa kanyatan yang beda utawa cengkah kalawan apa sing kababar ing novel kasebut.
Susanto uga nyaruwe novel kasebut ora ngamot tanggal, sasi lan taun tumrap kedadeyan-kedadeyan yang mujudake kedadeyan ngamot tapsiran sejarah tumrap laku jantraning pabrayan Kutha Solo lan Republik Indonesia. Susanto nelakake ing novel kasebut Proklamasi Kamardikan Republik Indonesia mung ditulis dumadi ing dina Jemuah, tanpa tanggal, sasi, taun lan jam.
Nanging Susanto uga ngalem novel kasebut jalaran kebak simbol. Simbol kasebut kayata nalika jaman penjajahan Jepang para abdi dalem kraton disebut “budak raja”. Sesebutan mangkene iki ora ana nalika jaman penjajahan Walanda. Krungu panyaruwe mau, Mbah Parto nelakake duwe krenteg bakal gawe revisine ing babaran sing kapindho.
Nanging, Pitoyo ora sarujuk marang krentege Mbah Parto mau. Miturut dheweke novel asli kasebut wigati minangka “cathetan sejarah kasusastran”. Novel sing asli kasebut—tanpa revisi—nuduhake gegambaran kahanan, pengalaman dan swasana ing jaman sing dadi latare novel kuwi.  Pitoyo nelakake novel kasebut genah dudu buku sejarah, sanajan crita sing kababar pancen pengalaman nyata.
”Ora prelu direvisi, kareben asli kaya iki,” pratelane Pitoyo. Apa kang ndayani Mbah Parto saengga seket taun kapungkur nulis novel kasebut? Miturut Mbah Parto, nalika dheweke sekolah ”angka loro” ing Sragen, saben dina mung sinau maca buku lan maca buku. Maca buku ing jaman kuwi mujudake laku kang wigati banget. Nalika jaman Walanda, para siswa keturunan ningrat kudu maca buku. Ing jaman penjajahan Jepang, para siswa uga wajib maca buku.
”Jaman saiki para siswa sekolah ora dikulinakake maca buku. Aku prihatin kahanan saiki. Bocah lulus SMA rata-rata durung ngrampungake buku siki. Jaman nalika aku isih sekolah biyen sinau kuwi ya maca buku. Tangeh lamun gegayuhan dadi kanyatan tanpa maca buku,” pratelane Mbah Parto. Ing pungkasan adicara dhudhahan buku kuwi, Mbah Parto ngelingake kabeh sing teka lamun siji-sijine dalan kanggo mbangun bangsa iki ora liya ngulinakake maca buku.

 

Selasa, 02 Desember 2014

Ngalab Berkah Saka Gunungan Sekaten

Ngalab Berkah Saka Gunungan Sekaten

 

Atusan warga nunggu arak-arakan gunungan Grebeg Mulud kang diarak saka Kraton tumuju ing Mesjid Gedhe Kauman, Selasa (14/1/2014).  Ana ing sak tengahing atusan warga iku, akeh para sesepuh kang melu ngalap berkah rebutan Gunungan

Astuti, 52, wiwit saka tabuh enem esuk wus teka ing Mesjid Gedhe Kauman, kang mapan ana ing iring kulon Alun-alun Lor Kraton Ngayogyakarta. Karep krentege wus cetha yaiku nunggu gunungan Grebeg Mulud kang bakal dikirab saka Siti Hinggil Kraton Ngayogyakarta tumuju Mesjid gedhe Kauman, udakara tabuh 09.30 WIB.

Saka omahe ing Nogotirto, Gamping, Sleman, Astuti numpak sepeda. Karepe cetha yaiku sedya kepingin melu ngalab berkah ing pungkasane Pahargyan Sekaten. Lan karep sedyane Astuti kasembadan. Nalika atusan warga padha rebutan gunungan, dheweke kayadene oleh berkah nalika ana nom-noman kang menehi thiwul ayu marang dheweke. “Wau wonten mas-mas saged mlebet ing njero gunungan, lajeng kula dipendhetke tiwul ayu menika,” ngono ujare Astuti.
“Mangke thiwul menika badhe kula simpen ing piring ingkang resik, lajeng kula simpen wonten sentong. Mugi-mugi Gusti paring berkah kaslametan dhateng anak putu kula,” ngono ujare Astuti.
Dheweke nganggep menawa thiwul ayu iku mujudake berkah tolak bala kanggo kulawargane. Ora mung kanggo kaslametan,  thiwul iku uga bakal menehi berkah kanggo tanduran lan sawahe, supaya asil tetandurane ana ing sawah bisa apik.
“Sampun sangang taun kula ndherek sowan bekti wonten Kraton. Taun wingi kula namung angsal udhik-udhik kaliyan empring,” ujare Astuti.
Grebeg Maulud tansah dadi adicara sing diantu-antu dening warga. Siwono, priya sepuh saka Sedayu, Bantul uga mratelakake babagan kang padha karo apa kang dikarepake Astuti. Siwono teka saka Sedayu mung sedya melu ngalap berkah saka rebutan gunungan sing digawa para abdi dalem Kraton. “Bu, kula nyuwun sekedhik thiwulipun kagem berkah,” ngono ujare Siwono nalika nembung njaluk thiwul marang Astuti.
Astuti sejatine ora kepingin menehi thiwul iku marang sapa wae. Ananging amarga ora tegel weruh Siwono kang wus sepuh,  dheweke banjur menehi tiwul sacukupe marang Siwono. “Nanging njenengan kedhah salat nggih. Meniko kula paringi sekedhik,” ujare Astuti marang Siwono.
Adicara grebeg uga ora diliwatake Sarinah, 58, kang asale saka Kutoarjo ing tlatah Jawa Tengah. Bakda subuh, Sarinah lan tangga teparone padha budhal menyang Jogja numpak sepeda motor. Deweke rumangsa yen awake ora kanthi yen kudu desek-desekan karo atusan uwong sing rebutan gunungan. Sarinah milih nunggu rame-ramenan rebutan gunungan rampung.
Turahan gunungan kayadene gedebog, biting, watu krikil lan turahane nam-naman gunungan banjur dijupuki. “Nggih menika kagem kaslametan kemawon. Kagem kaslametan kula wangsul Kutoarjo,” ujare Sarinah.

Senin, 01 Desember 2014

Arane anak kewan - Nama anak hewan

Arane anak kewan / Nama anak hewan


Anak ampal : embug-embugan
Anak angkrang : kroto
Anak asu / anjing : kirik
Anak pitik / ayam : kuthuk
Anak ayam alas : bekisar
Anak babi : gembluk
Anak bandeng : nener
Anak bantheng : wareng / cendhet
Anak banyak : blengur
Anak baya : krete
Anak bebek : meri
Anak bethik : menter
Anak blanak : sendha
Anak brati : tongki
Anak budheng : kowe
Anak bulus : ketul
Anak cacing : lur
Anak cecak : sawiyah
Anak celeng : genjik
Anak coro : mendhet
Anak dara : piyik
Anak dhorang : tamper
Anak emprit : indhil
Anak gagak : engkak
Anak gajah : bledug
Anak gangsir : clondho
Anak garangan : rase
Anak garengpung : drungkuk
Anak gemak : drigul
Anak glathik : cecrekan
Anak gundhik : laron / rayap
Anak iwak : beyong / kocolan
Anak jangkrik : gendholo
Anak jaran : belo
Anak kadhal : tobil
Anak kakap : caplek
Anak kalajengking : ketupa
Anak kancil : kenthi
Anak kebo : gudel
Anak kecapung : jenthit
Anak kemangga : ceriwi
Anak kepik : mreki
Anak kidang : kompreng
Anak kimar : kedah
Anak kinjeng : senggrutu
Anak kinjeng dom : undur-undur
Anak kintel : kenthus Anak kethek : munyuk / kenyuk
Anak kodhok : precil
Anak kombang : engkuk
Anak konang : endrak
Anak kremi : racek
Anak kucing : cemeng
Anak kul / keyong : krikik
Anak kupu : uler
Anak kura : laos
Anak kutuk : kotesan / koncelan
Anak kwangkwung : gendhot
Anak laler : set / singgat
Anak lamuk : jenthik
Anak lawa : kampret
Anak lele : jabrisan / lendhi
Anak lemut : uget-uget
Anak lintah : pacet
Anak lisang : beles
Anak lodan : kengkelong
Anak lutung : kenyung
Anak luwak : kuwuk
Anak luwing : gonggo
Anak macan : gogor
Anak manuk : piyik
Anak menjangan : kompreng
Anak menthok : minthi
Anak merak : uncung
Anak nyambik : slira
Anak pe : genyong
Anak pleting : jaringan
Anak sapi : pedhet
Anak sembilang : lenger
Anak singa : dibal
Anak tambra : bokol
Anak tawon : gana
Anak tekek : celolo
Anak tikus : cindhil
Anak tongkol : cengkik
Anak tuma : kor
Anak ula : kisi / ucet
Anak urang : grago
Anak wader : sriwet
Anak wagal : jendhil
Anak walang : dhogol
Anak warak : plencing
Anak wedus : cempe
Anak welut : udhet
Anak yuyu : beyes

Pit Keboku

Pit Keboku

Pendhak dina Senen, aku, Ruri, Mahmud, Ucup lan Patimah mangkat sekolah numpak pit. Amarga sing duwe pit mung Ruri, Mahmud, karo Patimah, kepegsa aku karo Ucup mbonceng kanca-kanca. Pit duweke Ruri anyar mereke BMX sing larang lan wernane ijo lumut, duweke Mahmud, pit Federal wernane abang lan duweke Patimah pit mini wernane ungu. Aku karo kanca-kanca ngepit pendak dina Senen amarga sekolahku adoh lan saben Senen mlebu esuk jalaran ana upacara.
Wah dina Senen kudu tangi esuk,” pikirku. Klunthing….klunthiiing…thingngngngngngngng…, alarmku muni ning dhuwur sirahku. Aku tangi banjur menyang kolah, wudu banjur salat Subuh. Sawise kuwi aku isah-isah piring, gelas lan liya-liyane. Aku niliki jam sing tememplek ing tembok, pandom nuduhake 05.00 WIB. Aku cepet-cepet ning kolah maneh banjur adus. Udakara 15 menit aku wis rampung adus lan macak nganggo sragam sekolah.
”Rikk… Rikyyyy… Rikkk… ayo mangkat!” pambengoke kanca-kancaku sing ngampiri aku mangkat sekolah.
”Iya, sik, enteni ya!” bengokku.
Aku langsung mlayu metu nyedhaki kanca-kancaku. Aku mbonceng Mahmud. Kira-kira wis teka njaba desa aku kelingan durung pamitan karo ibu.
”Mud, Mud, Mud bali sik, Mud!” kandhaku karo njawil pundhake Mahmud.
”Ana apa, ta?” semaure Mahmud.
”Aku lali durung pamitan karo ibu,” kandhaku.
”O… ya wis, yen ngono ayo bali sik,” ujare Mahmud.
”Mah, Ru, Cup, iki aku arep bali ning omahe Riky, dheweke lali durung pamit ibune,” kandhane Mahmud marang kanca-kanca.
”O…ya, ya, ya.., aku karo kanca-kanca ngenteni kene, Mud,” jawabe Ruri.
Aku karo Mahmud banjur bali mulih, nuju omahku.
”Asalamualaikum? Ibu…!”
Wa’alaikumsalam, ana apa, Le?”
”Kula wau kesupen mboten pamit kalih Ibu,” aturku matang ibu.
”Hla, ya ta, mulakne aja kesusu, durung sarapan barang ta?” semaure ibu.
”Inggih, Bu, mboten sarapan mawon, wekdalipun sampun siang. Kula nyuwun pamit, nyuwun donga pangestu nggih. Assalamualaikum?” astane ibu  tak ambung.
”Ayo, Mud, selak telat sekolah,” kandhaku marang Mahmud.
Aku karo kanca-kanca ngebut. Tekan sekolahan, aku karo kanca-kanca telat. Upacara wis dianyaki. Gerbang sekolah wis ditutup. Aku karo kanca-kanca bingung. Ngenteni upacara rampung lan aku karo kanca-kanca lagi bisa mlebu. Aku karo kanca-kanca didukani bapak guru, lan diukum dhedhe ning tengah latar sekolah nganti sak jam.
Sawise bubaran sekolah lan tekan omah, ganti klambi, maem lan mangkat ngarit suket kanggo wedhusku.
“Cup…, Cup…, Ucup… ayo ngarit!” aku mbengok ngejak Ucup ngarit.
“Ya, enteni sedhela, Ki!” saurane Ucup.
Aku ngenteni Ucup ing dalan ngarep omahe. Ora sengaja aku weruh slebaran sing nemplek ing pager. Slebaran kuwi isine pengumuman arep diadani sepeda santai. Adicara sepeda santai iki diadani minggu ngarep. Wiwitane saka ngarep balai desa.
”Ayo Ki,” Ucup ngajak mangkat.
”Ayo, suwe banget ta, Cup?” pitakonku marang Ucup.
”Lagi maem kok, Ki,” jawabe Ucup.
”Cup, aku mau ngerti pamflet tememplek ing pager ngarep omahmu. Isine acara sepeda santai minggu ngarep sing kawiwitan ing ngarep balai desa, Cup. Ayo melu ndhaptar, Cup!” pangajakku.
”Hla, apa kowe apa duwe pit, Ki? Kok ngejak melu sepeda santai?” pitakone Ucup.
“Iya..ya..hemmmm, piye ya, Cup?” imbuhku.
“Ya wis, ayo ngarit dhisik, Ki. Sepeda santai dipikir sesuk wae,” Ucup ngejak mangkat.
Salebare ngarit aku mulih lan adus. Kaya biyasane wayah wengi aku sinau lan terus kepikiran sepeda santai. Aku banjur matur karo ibu.
”Bu, nyuwun sepedha anyar…!” aku nyuwun karo ibu.
”Ibu durung duwe dhuwit, Le.”
“Nggih pun, Bu. Mboten napa-napa.”
“Kok kadingaren njaluk pit ta, Le? Kanggo apa? Yen sekolah ya mbonceng kanca-kancamu ta?”
”Nggih, Bu. Kula nyuwun sepedha kangge tumut sepeda santai minggu ngajeng lan kangge sekolah.”
”Ibu lagi ora duwe dhuwit, Le. Ngene wae, ning pawon kae ana pit kebo tinggalane Bapakmu, kae diresiki, dikumbah, Le.”
“Nanging sampun lawas Bu. Kuna. Gek teyengen malih.”
”Ya diresiki ta, Le. Rasah gengsi, ngerti kahanane ibu, sakanane wae, Le.”
”Nggih, Bu…”

***
Kaya biyasane esuk-esuk aku diampiri kanca-kanca mangkat sekolah. Aku crita karo kanca-kanca minggu ngarep ana acara sepeda santai sing kawiwitan ning balai desa. Aku ngejak Ruri, Mahmud, Patimah melu sepeda santai. Kanca-kanca padha gelem melu nanging pada bingung aku ora duwe sepedha kok malah sing ngejak. Aku nerangake marang kanca-kanca aku melu sepeda santai nggawa pit kebone bapakku. Kanca-kanca pada ngguyu cekakakan.
”Hahahahahaha..Ki, kowe arep nggawa pit kebo? Hehehehe….jadul,” kandhane Ruri.
”Jare ibuku rasah gengsi, apa anane wae, ngono Rur,” jawabku.
”Hla aku piye? Ora duwe pit..,” kandhane Ucup.
”Ya mengko mbonceng aku wae, Cup,” kandhaku.
”Ya, Ki. Nuwun hlo..,” jawabe Ucup.
Salebare mulih sekolah aku karo Ucup ngresiki pit keboku, pit keboku tak kumbah nganti resik.
”Hla, ya ngono ta, Le. Pit isih apik. Eman-eman, mosok arep tuku anyar. Kanca-kancamu pite apik ya ben. Pit kebo malah seni lan larang. Ya wis, Ibu ngarit dhisik ya! Ning omah ati-ati. Yen dolan lawange ditutup, ya!” ngendikane Ibu.
Rong jam ngresiki pit kebo, saiki pite dadi kinclong, apik banget. Ruri, Mahmud karo Patimah dumadakan teka ing omahku.
”Piye pit kebone wis mantep durung?” pitakone Mahmud.
”Wis mantep kok kanca-kanca,” jawabku.
Sabanjure aku karo kanca-kancaku kuwi pit-pitan ning lapangan, Ucup tak boncengke.
Acara sepeda santai diadani sesuk. Aku dheg-dhegan lan rada isin mbayangke pite kanca-kanca apik-apik, BMX, federal, pit mini, hla kok duweku pit kebo. Nanging ora papa, kaya ngendikane Ibu,”Aja gengsi.”
Ora krasa dina Minggu wes teka. Aku adus resik banjur aku pamit Ibu, banjur ngampiri Ucup.
“Ayo, Cup.”
“Ya kosik, lagi sarapan.”
Tak enteni rada sakuntara Ucup njedhul saka lawang.
“Ayo gelis, Cup. Selak telat.”
Tekan balai desa aku mrinding lan isin, kabeh pite apik-apik, merek anyar kabeh, sing jadul mung duwekku.
“Piye, Cup, liyane apik-apik, pitku sing kebo dhewe.”
“Ra papa, Ki. Sing penting happy.”
Sepeda santai diawiti. Kabeh pasarta entuk nomer kanggo njupuk doorprize, lan padha siyap-siyap nggenjot pit alon-alon. Ora disangka ning tengah laku ana panitia sing mbiji, mboh mbiji apa.
Sawise tekan garis finish kabeh pasarta leren. Nom-noman sing ngisi acara ngomong arep ana doorprize sepeda BMX kanggo sing pite unik.
“Berarti sing ning dalan kae mau mbiji pit sing unik,” pikirku.
“Mas-Mas, Mbak-Mbak sedaya niki badhe wonten doorprize kangge sepedha ingkang unik ing sacara sepeda santai menika,” ujare sawijining nom-noman anggota panitya.
”Ingkang angsal doorprize sepeda BMX inggih menika nomer urut 13, ingkang anggadhahi nomer 13 mangga kula aturai majeng.”
”Cup, Ucup, nomer 13, Cup,” kandhaku
”Iya, Ki. Kuwi kowe, kuwi nomermu.”
Aku kaya ora percaya bakal entuk hadiah sepedha. Aku maju karo mbrebes mili kelingan ibu ing omah. Aku gage-gage mulih pingin ngandhani ibu menawa aku entuk pit BMX. Atiku seneng banget. Aku karo Ucup mulih dhisik. Ucup tak kon numpak pit BMX. Aku numpaki pit kebo. Tekan ngomah aku matur ibu menawa aku entuk hadiah pit BMX.
Atiku seneng nganti teka wayah wengi. Pit keboku tak elus-elus lan tak resiki. Ing buku cathetan tak tulis tanggal lan dina nalikau aku nampa hadiah pit BMX, banjur gawe karangan asesirah Pit Keboku.

 

Ngugemi Budaya Jawa Sithik Mbaka Sithik

Ngugemi Budaya Jawa Sithik Mbaka Sithik

Bebrayan agung Jawa ing titi wanci iki jan-jane ing kahanan kadidene nglilir nalika budaya Jawa sansaya angslup lan kedheseg dening budaya manca. Teknologi televisi lan Internet dadi dalan mlebu kabudayan asing kasebut. Ora kabeh kabudayan asing ala, nanging wus bukti lamun kabudayan kasebut ndheseg lan nyingkirake budaya Jawa.

Karya seni budaya kethoprak, wayang purwa utawa wayang wong lan liyane sansaya kalah dening karya seni budaya saka manca. Kepara tapsiran budaya Jawa kang adiluhung kaya ta gotong royong lan tepa selira saiki uga sansaya kasingkir, sansaya ilang.
”Wong Jawa saiki bisa diarani kelangan rasa ikhlas lan samubarang gawe ngemu pamrih. Gelem mbiyantu liyan nanging mesti ngajab pituwas,” ujare Pangarsa Kepemimpinan Spiritual Indonesia, Eka Sapta Wijaya, ing adicara sarasehan lan bawa rasa Balekno Jawaku ing Gedhong Krisna, Techno Park Sragen, Kemis (28/3). Sarasehan kuwi diadani dening Paguyuban Budaya Nusantara Cabang Sragen.
Wong Jawa, miturut Eka, uga wus kelangan jagad lan jamane. Kelangan jagade jalaran apa-apa sing kesimpen ing njero bumi, apa sing ana ing segara, malah dikuwasani bangsa manca. Kelangan jamane jalaran wong Jawa wus ora bisa ngatur urusane dhewe, kabeh dikuwasani pehak asing.
Ing titi wanci iki, jarene Eka, wong Jawa wus kelangan rasa tatag kang dadi landhesan mbangun bebrayan agung. Mula, rasa tatag kasebut kudune didhedher lan dirumat maneh supaya thukul lan ngrembaka ing saben pribadi wong Jawa. Wong Jawa ora patut rumangsa luwih cilik tinimbang bangsa liya.
Banjur kepriye supaya wong Jawa bali ngregem budayane maneh, ora rumangsa asor lan ora rumangsa dadi wong kuna nalika sapatemon lan sesandhingen kalawan budaya liya?  Cara gampang dhewe sing bisa dilakoni yaiku nyinau maneh lan bali maneh marang basa Jawa. Miturut Pangarsa Paguyuban Kawula Karaton Kasunanan Surakarta (Pakasa) Sragen, KRA Rawuh Suprijanto Hadiningrat, generasi mudha Jawa apike diwajibake sinau basa Jawa.
”Basa Jawa diwulangake pawiyatan tataran SD nganti tataran SMA utawa universitas. Dadi bocah cilik nganti dewasa tepung lan dunung marang budayane dhewe, ngugemi tata krama Jawa, ngerti marang tapsiran budi pekerti lan kesenian asumber budaya Jawa,” pratelane Rawuh.
Pasarta sarasehan, Siswadi, nelakake murih  kupiya nyinau nynau lan nresnani budaya Jawa kasebut bisa kawujud kanthi mantep luwih prayoga menawa sarasehan ngrembug Jawa lan budaya Jawa kuwi uga diadani tumrap para guru. ”Guru kuwi tepa tuladha ing jagat pamulangan. Lamun para guru nuduhake sikep lan tumindak kang temen-temen ngugemi budaya Jawa, para siswane mesthi bakal niru,” piterange Siswadi.

Ajeg
Budayawan Jawa saka Karaton Kasunanan Surakarta, KRA Suseno Bumi Moyo Renggodipuro, mratelakake lamun ngrembug budaya Jawa pancen kudu nyakup para guru. Nanging, miturut Suseno, kabeh warga bebrayan agung Jawa wiwit saiki kuwu tangi lan cancut taliwanda bali ngugemi budayane dhewe.
Sapa wae warga bebrayan agung Jawa kang duwe latar jembar, duwe omah amba, utawa duwe kapustakan ing omah, sakbisa-bisane kudu didayakake kanggo ngrembalake krenteg lan kupiya nyinau, ndhudhah lan ndayakake budaya Jawa. Punjer pasinaon budaya Jawa kudu didhedher, didegake, ing ngendi wae, ora kudu ing sekolahan utawa pamulangan resmi.
Latar jembar, omah amba, kapustakan kuwi mau bisa didayakake kanggo ndhudhah tapsiran adiluhung ing maneka dolanan bocah asumber budaya Jawa. Bocah-bocah Jawa jaman saiki wus kelangan papan kanggo ngrembakake kapribaden lan ragane. Para bocah kang gelem nglumpuk ing latar jembar, omah amba utawa kapustakan bisa ditepungake marang samubarang budaya Jawa kanthi cara dolanan.
”Kanthi cara ditepungake sithik mbaka sithik marang budaya Jawa, nanging kanthi cara ajeg, ing samengkone ing jiwane bocah-bocah kuwi bakal nabet tapsiran budaya Jawa kang adiluhung lan wusana bakal dicekeli lan diugemi minangka pancatan nglakoni urip nganti dewasa,” piterange Suseno.

 

Sasana Hinggil, Tempat Penting Tersyiarnya Agama Islam

Sasana Hinggil, Tempat Penting Tersyiarnya Agama Islam

 


Sasana Hinggil Dwi Abad yang kebetulan masih satu area dengan Alun-alun Kidul ini dulunya bernama Siti Hinggil Kidul. Awalnya, tempat ini dipergunakan Sultan untuk memantau prajurit.
Bangunan Sasana Hinggil berada di bagian paling belakang Kraton. Tepatnya di antara Magangan (tempat para calon Abdi Dalem) dan sebelum Plengkung gading di ujung selatan Kraton Jogja. Luas kompleks Sasana Hinggil Dwi Abad kurang lebih sekitar 500 meter persegi. Secara harfiah Sasana berarti Singgasana, sementara Hinggil berarti lebih tinggi dari altarnya. Sesuai dengan namanya, permukaan tanah memang lebih tinggi sekitar 150 Centimeter dari permukaan tanah di sekitarnya.
Bangunan ini didirikan pada masa Sri Sultan Hamengkubuwono I (1755-1792) dan kala itu masih bernama Siti Hinggil Kidul. Namun pada 1956 tepatnya pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono VIII kompleks bangunan mengalami perbaikan serta ditambah jumlah bangunannya. Seiring dengan perombakan itu, maka bangunan berubah menjadi Gedhong Sasana Hinggil Dwi Abad. Pergantian nama bersamaan peringatan 200 tahun Kota Jogja.
Pada awal mulanya Gedhong Sasana Hinggil Dwi Abad digunakan untuk latihan perang prajurit junior. Tempat ini juga dijadikan Sultan untuk memantau prajurit melakukan gladi bersih upacara Grebeg. Selain itu juga digunakan Sultan menyaksikan adu manusia dengan macan (rampogan) yang dilakukan di Alun-alun depan Sasana Hinggil.
Pada zaman Sri Sultan Hamengkubuwono VIII, fungsi Sasana Hinggil diperluas menjadi tempat pergelaran budaya seperti tempat penyelenggaraan wayang kulit. BS Ronomartono abdi dalem di Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat mengatakan kegiatan itu mulai intensif dilaksanakan ketika Islam mulai masuk tanah Jawa.
“Seperti diketahui masuknya Islam masuk di Jawa tidak terlepas dari peran Sunan Kalijaga yang menggunakan medium wayang sebagai media memberikan pengetahuan agama kepada rakyat,” kata dia saat ditemui Harianjogja.com, di Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat, Rabu (11/6/2014).
Selain itu, kata dia, Gedhong Sasana Hinggil juga menjadi tempat sakral. Sebab lokasi ini menjadi pembuka prosesi perjalanan panjang upacara pemakaman Sultan sebelum dibawa ke permakaman Raja-raja Mataram di Imogiri, Bantul.
“Sebelum dibawa menuju Imogiri [Makam Para Raja] , Sultan harus diletakkan terlebih dahulu di Gedung Sasana Hinggil,” jelasnya.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting